Janji Calon Presiden Pembasmian Korupsi
Sebelumnya saya beri ucapan turut berduka cita kepada rakyat Indonesia, karena siapapun presidennya, penegakan dan kepastian hukum di Indonesia yaa bakal gini-gini aja nggak serius diurus, sama kayak debatnya, nggak serius debat tuh, kurang niat mungkin. Ada banyak isu yang dibahas tapi malah nngawur kesana kemari. Aktivis HAM diluar sana pasti gemas kan nontonnya, wkwkwkwkwkw. Kepastian hukum masa iya tiap hari minggu musti ngadu ke Hotman Paris di kopi Joni dulu trus post di IG baru diseriusin urusan hukumannya.
Segemas-gemasnya aktivis HAM yang pasti berharap banyak kasus HAM ada dibahas dan diperdebatkan sesuai porsi "Calon Presiden", aku juga nggak kalah gemas sama beliau-baliau yang insyaallah salah dua dari mereka berempat akan memimpin Indonesia
"Kami akan memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya"
PRETTTTT, iya PRETT untuk keduanya.
Paslon 1 tuh udah memerintah tapi yang satu partai sama dia tuh paling banyak tertangkap korupsi sepanjang dia memerintah. Ini artinya, sapa aja yang berkuasa, pasti orang-orangnya korupsi, proyek kan kebagian ke "orang dekat" dulu.
Bagusnya sih, pas ketauan langsung di-kick dari partai, jadi lumayanlah
tapi tetep aja korupsi meraja lela di Indonesia, jadi yaa gambaran kedepannya yaa pemberantasan korupsi di era dia lagi bakal gini-gini lagi
Paslon 2 beeeuuuuhhh.. ini parah juga, baru juga mencalonkan, tapi "Korupsi Dikit" dihalalin anjir. Mana tuh PNS yang suka ngeles dan males, seneng kan kalo dipimpin sama dia, ayo pilih sana.
emang sih pak, model politik bapak ini "Penyebar pesimis", dan memang sih pak, semenjak saya kerja di dunia konstruksi uang tidak kembali ke negara itu saya saksikan dengan mata kepala sendiri peruntukannya bukan pada masyarakat.
jadi siapapun presidennya, yaaaaa, kita bakal gini-gini lagi... trus situ berempat ngomong mau basmi sampe keakar-akarnya, PRETTTTT
kadang perkataan pa Edy Rahmayadi yang terkesan konyol itu ada benernya kok, ingat ga beliau bilang ".. Untuk itu dibutuhkan guru ngaji, pendeta dst..". Dia bilang begitu karna realitanya begitu, antar instansi sudah kong-kali-kong, makanya sulit diawasi.
Udah ya..
Segemas-gemasnya aktivis HAM yang pasti berharap banyak kasus HAM ada dibahas dan diperdebatkan sesuai porsi "Calon Presiden", aku juga nggak kalah gemas sama beliau-baliau yang insyaallah salah dua dari mereka berempat akan memimpin Indonesia
"Kami akan memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya"
PRETTTTT, iya PRETT untuk keduanya.
Paslon 1 tuh udah memerintah tapi yang satu partai sama dia tuh paling banyak tertangkap korupsi sepanjang dia memerintah. Ini artinya, sapa aja yang berkuasa, pasti orang-orangnya korupsi, proyek kan kebagian ke "orang dekat" dulu.
Bagusnya sih, pas ketauan langsung di-kick dari partai, jadi lumayanlah
tapi tetep aja korupsi meraja lela di Indonesia, jadi yaa gambaran kedepannya yaa pemberantasan korupsi di era dia lagi bakal gini-gini lagi
Paslon 2 beeeuuuuhhh.. ini parah juga, baru juga mencalonkan, tapi "Korupsi Dikit" dihalalin anjir. Mana tuh PNS yang suka ngeles dan males, seneng kan kalo dipimpin sama dia, ayo pilih sana.
emang sih pak, model politik bapak ini "Penyebar pesimis", dan memang sih pak, semenjak saya kerja di dunia konstruksi uang tidak kembali ke negara itu saya saksikan dengan mata kepala sendiri peruntukannya bukan pada masyarakat.
jadi siapapun presidennya, yaaaaa, kita bakal gini-gini lagi... trus situ berempat ngomong mau basmi sampe keakar-akarnya, PRETTTTT
kadang perkataan pa Edy Rahmayadi yang terkesan konyol itu ada benernya kok, ingat ga beliau bilang ".. Untuk itu dibutuhkan guru ngaji, pendeta dst..". Dia bilang begitu karna realitanya begitu, antar instansi sudah kong-kali-kong, makanya sulit diawasi.
Udah ya..

Komentar
Posting Komentar